Tag Archives: Cerpen

Cerpen “Ides dan 72 Bidadari” (Asso)

Sesampainya di surga, Asso dan Ides tinggal di sebuah rumah yang dalam segala hal: kebesaran, keindahan, kemewahan, kenyamanan, keamanan, tak akan pernah terbayangkan di dunia. (Jadi lebih baik tidak digambarkan di sini). Sebagai laki-laki, Asso mendapat jatah khusus berupa 72 … Continue reading

Posted in Cerpen | Tagged , , , | Leave a comment

Cerpen “Doa yang Kesasar” (Asso)

Ada satu kejadian lucu saat kami menghadiri tahlilan di rumah almarhum kawan kami di kawasan Pamulang. Meski kami sudah janjian berangkat bareng habis magrib, ada juga beberapa teman yang ketinggalan. Salah satunya Kusmana. Dia menyusul dari Ciputat dengan bekal keterangan … Continue reading

Posted in Cerpen | Tagged , , , , | Leave a comment

Cerpen “Kota Surga” (Asso)

Satu ketika sampailah pengembaraan suami-istri muda itu di gerbang sebuah kota. Keduanya terheran-heran melihat ribuan orang berjejer di kiri-kanan jalan, menatap mereka dengan mata penuh binar dan wajah penuh senyum. “Selamat datang di Kota Surga, kota di mana yang ada … Continue reading

Posted in Cerpen | Tagged , , | Leave a comment

Cerpen “Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi” (Seno Gumira Ajidarma)

“Sabar Pak, sebentar lagi,” kata hansip. ”Waktunya selalu tepat pak, tak pernah meleset,” sambung warga yang lain. Pak RT manggut-manggut dengan bijak. Ia melihat arloji. ”Masih satu menit lagi,” ujarnya. Satu menit segera lewat. Terdengar derit pintu kamar mandi. Serentak … Continue reading

Posted in Karya Tokoh | Tagged , , , , | Leave a comment

Cerpen “Mereka Tak Ada di Surga” (Asso)

Syahdan, kelak di hari kemudian, seorang penggemar fanatik cerita silat mendapat anugerah mahabesar dari Tuhan, yakni dimasukkan ke dalam surga. Tatkala ia telah ditempatkan di kamarnya yang supermewah, hal pertama yang dimintanya kepada pelayan surga ialah buku-buku cerita silat karya … Continue reading

Posted in Cerpen | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cerpen “Tegak Lurus dengan Langit” (Iwan Simatupang)

Tegak lurus dengan langit, ia berdiri di puncak bukit itu. Di kepalanya bulan sabit dari langit sebelum fajar. Di kakinya Tanah kemarau, tahun ini kelewat panjang. Dalam dadanya lesu dan bingung dari dendam yang terlalu lama dipendam, dan baru saja … Continue reading

Posted in Tokoh | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cerpen “Wajah yang Indah” (Asso)

Empat ahli sujud yang tinggal di tepi gurun itu hidup seperti malaikat, bersujud dan hanya bersujud setiap saat. Bertahun-tahun mereka hidup dengan irama tetap, hingga sebuah mimpi yang terulang tiga malam berturut-turut mengubah segalanya dalam sekejap. – Kawan-kawan, Jibril menyuruh … Continue reading

Posted in Cerpen | Tagged , , , | Leave a comment