utang dalam kbbi

Utang atau hutang? KBBI daring memasukkan kedua-duanya dalam entri, namun menyarankan untuk memakai kata utang. Pilihan yang bagus, karena kita tahu ada istilah piutang, tapi tidak ada istilah pihutang.

Mengapa orang-orang banyak yang menyebut kata hutang, secara lisan maupun tulisan?

Ini adalah masalah yang banyak menimpa kata berhuruf awal h. Misalnya, himbau (kadang menjadi imbau), hisap (isap), hutan (utan), hadang (adang), halang (alang), hantar (antar), hitung (itung), hujan (ujan), dll.

Terkadang kamus mengadopsi kedua-duanya, terkadang salah satu saja, terkadang menyarankan salah satu. Tapi masyarakat pengguna bahasa lebih sering menggunakannya secara bergantian. Kalaupun bukan dalam konteks formal, mereka menerapkannya dalam ragam percakapan. Itung, ujan, dan utan terdengar tidak baku, tapi sebagian orang mengucapkannya begitu.

Huruf h memang bukan jenis huruf yang tegas pengucapannya. Itulah sebabnya ia sering luluh oleh huruf setelahnya. Dan itu tidak masalah. Karena bahasa adalah sesuatu yang hidup. Ia bisa berubah dan berkembang. Demikian. [Asso]

Leave a Reply