Baru di umur 40-an aku mengetahui ada cara belajar bahasa Inggris yang sangat menyenangkan, yaitu melalui aplikasi Duolingo. Belajar di sini seperti main games. Ada level-levelnya, ada tantangan dan hadiah, membuat kita terpacu untuk terus bermain.
Dua anakku yang besar sudah memulainya 9 bulan lalu dan tiap hari mereka membuka aplikasi Duolingo tanpa putus. Sekarang bahasa Inggris mereka bisa dibilang sudah lebih baik dari ayahnya. Terutama listening dan speaking, mereka sudah lebih baik. Dan mereka juga belajar beberapa bahasa asing lainnya, seperti Jepang, Italia, Spanyol, Arab. Bahkan Duolingo juga menyediakan kursus matematika dan musik.
Sungguh aplikasi yang luar biasa.
Duolingo bisa diakses secara gratis tapi ada iklan. Jika tak ingin menonton iklan, ada versi berbayar seharga 665 ribuan per tahun dan bisa untuk sekeluarga hingga 6 orang. Setelah memakainya selama dua mingguan, aku pun menggunakan versi berbayar dan menautkannya ke akun semua anggota keluargaku, di mana saat ini ada 5 orang yaitu aku, istriku, dan tiga anakku.
Per hari ini, Minggu 16 Maret 2025, aku sudah membuka Duolinggo setiap hari tanpa putus selama 30 hari. Formatnya yang seperti permainan membuat kita terpacu terus untuk belajar setiap hari.
Cuma satu yang agak aneh di sini. Dalam beberapa cerita, ada karakter perempuan punya istri perempuan juga. Awalnya aku nge-lag beberapa saat. Oo rupanya itu.
Aku memulai belajar Duolingo dari tingkatan yang agak dasar (bukan paling dasar). Masih terlalu mudah sebenarnya, tapi aku ingin belajar dari dasar supaya tidak ada yang tertinggal. Skor CEFR bahasa Inggrisku setelah 30 hari ini adalah 18, sementara skor kedua anakku 60. Wow. []